Penyebab Bintik di Penis – Munculnya bintik-bintik putih pada penis memang tidak berbahaya, namun dalam beberapa kasus bisa menjadi pertanda adanya masalah kesehatan yang serius. Cara mengatasinya harus disesuaikan dengan kondisi yang mendasarinya.

Penyebab Bintik di Penis

Penis merupakan bagian tubuh yang dapat meningkatkan rasa percaya diri pria. Ketika masalah muncul dengan MP, kekhawatiran muncul. Salah satu kondisi yang cukup sering menimbulkan pertanyaan dan kekhawatiran adalah adanya bintik putih pada penis.

Bintik-bintik putih pada penis sering dianggap sebagai tanda adanya masalah kesehatan yang serius pada organ vital. Memang, munculnya whiteheads seperti komedo tidak selalu berbahaya. Jadi apa pemicu sebenarnya?

Penyebab bintik putih pada penis

Ada berbagai kondisi yang dapat menyebabkan bintik putih pada penis. Beberapa di antaranya tidak berbahaya, tetapi penampilannya juga bisa menjadi pertanda masalah kesehatan serius pada penis.

Baca Juga: Cara mengobati Fistula Ani

Berikut beberapa kondisi yang dapat menyebabkan munculnya bintik-bintik putih pada penis:

  1. Jerawat

Bintik-bintik putih pada penis mungkin muncul karena jerawat. Minyak yang terperangkap di sana menyebabkan jerawat tampak keputihan. Selain minyak, keringat dan kotoran juga bisa menjadi penyebab timbulnya jerawat pada penis.

  1. Papula penis mutiara

Papula penis mutiara menyebabkan bintik-bintik putih atau kekuningan muncul di sekitar kelenjar atau kepala penis. Penyebab kondisi ini tidak diketahui sampai sekarang, tetapi biasanya terjadi setelah pubertas dan pada pria yang tidak disunat.

  1. Lichen planus

Gangguan kulit ini bisa terjadi di bagian tubuh manapun, termasuk penis. Lichen planus menyebabkan bintik merah atau ungu dengan garis putih tipis. Sejumlah faktor diperkirakan berkontribusi terhadap perkembangan penyakit, termasuk gangguan kekebalan tubuh, infeksi virus hepatitis C, dan alergi terhadap senyawa tertentu.

  1. kutil kelamin

Bintik-bintik putih pada penis dapat muncul sebagai kutil kelamin. Penyakit yang tergolong infeksi menular seksual (IMS) ini dapat menular ke orang lain melalui kontak fisik dengan bagian tubuh yang terinfeksi.

  1. Sipilis

Sifilis adalah infeksi menular seksual yang dapat memicu munculnya bintik-bintik putih pada penis. Paling sering ditularkan melalui kontak seksual, penyakit ini disebabkan oleh bakteri Treponema pallidum.

  1. Herpes kelamin

Bintik-bintik putih pada penis bisa menjadi tanda bahwa Anda memiliki herpes genital. Biasanya tanpa gejala, penampilannya bisa berubah menjadi lecet yang memicu rasa terbakar dan gatal pada penis.Penyakit yang disebabkan oleh virus herpes simpleks (HSV) ini biasanya ditularkan melalui aktivitas seksual.

Bagaimana cara menghilangkan bintik putih pada penis?

Cara mengobati bintik putih pada penis sebaiknya disesuaikan dengan kondisi yang mendasarinya. Beberapa dapat diobati dengan perawatan di rumah. Namun, ada juga kondisi yang memerlukan perawatan medis.

Berikut cara mengobati bintik putih pada penis:

  • Jerawat: Biasanya hilang dengan sendirinya tanpa perawatan medis. Menerapkan kompres hangat dapat membantu mempercepat proses penyembuhan. Jangan pernah mencoba memencet bintik-bintik putih pada penis karena dapat menyebabkan luka dan infeksi.
  • Papula penis mutiara: Kondisi ini tidak memerlukan pengobatan karena tidak berbahaya. Anda dapat menghilangkan papula mutiara dari penis dengan laser dan operasi.
  • Lichen planus: Bintik-bintik putih pada penis yang disebabkan oleh lichen planus dapat hilang tanpa pengobatan. Penggunaan krim steroid jangka pendek dapat membantu mempercepat penyembuhan. Perawatan rumahan untuk membantu mengatasi kondisi ini adalah dengan mengompresnya dengan kompres dingin.
  • Kutil kelamin: Kondisi ini hilang dengan sendirinya, tetapi terkadang dapat menyebar dan berkembang jika tidak diobati. Kutil kelamin dapat diobati dengan krim topikal dari dokter. Untuk mencegah penularan, gunakan kontrasepsi saat berhubungan seks.
  • Sifilis: Cara mengobati sifilis adalah dengan menyuntikkan antibiotik berbasis penisilin pada dosis yang berbeda, tergantung pada fasenya. Hal ini tentunya harus dilakukan oleh dokter dan penyakit sipilis tidak akan sembuh dengan sendirinya.
  • Herpes genital: Untuk mengobati kondisi ini, dokter biasanya akan meresepkan obat antivirus untuk mengurangi durasi dan tingkat keparahannya. Pengobatan rumahan yang bisa dilakukan dengan kompres dingin.