Pakaian Adat Sumatera Barat – Pulau Sumatera berarti pula melingkupi Provinsi Aceh betul. Sebab itu julukan busana adatnya merupakan Pakaian Kurung. Apakah serupa pula dengan julukan busana adat Sumatera Barat? Mungkin serupa, tetapi dengan bentuk yang berlainan serta julukan yang berlainan pula.

Pakaian Adat Sumatera Barat

Sumatera Barat jadi salah satu provinsi di Pulau Sumatera yang banyak diketahui serta didatangi turis. Nyatanya busana adatnya yang mengenakan penutup kepala yang semacam perahu itu loh.

Perahu menjempalit, persis nya. Ataupun jika enggak, wujudnya seperti asbes rumah adat Sumatera itu sendiri, Rumah Gadang. Istimewa serta nyatanya menarik buat dipelajari, jadi kamu hendak ketahui apa perbandingan antara busana adat Aceh serta busana adat Sumatera Barat.

Kaum asli yang sedang amat pekat melindungi adat serta adat Sumatera Barat merupakan Kaum Minang ataupun Kaum Minangkabau. Mereka mengenalkan adat Sumatera melalui busana adat serta kultur pada wisatawan yang tiba.

Tidak bingung bila busana adat Sumatera Barat ini telah banyak diketahui di dalam ataupun di luar negara. Karakteristik pakaian warga asli Kaum Minang ini telah bergaung di kancah global. Ayo disimak!

1. Pakaian Penghulu

Pakaian Adat Sumatera Barat

Betul, julukan pakaian ini sepertinya sudah tidak asing lagi. Kamu dapat pula dapat menyebutnya dengan julukan Pakaian Pengelola Adat sebab zaman dahulu pakaian ini digunakan oleh para kepala kaum.

Karakteristik khas serta karakteristik dari pakaian ini merupakan pada rupanya yang berkuasa pada corak gelap. Maknanya lebih muncul ke makna kepemimpinan. Nyata, pria merupakan atasan wanita serta kepala kaum merupakan tampuk kepemimpinan badan sukunya.

Keseluruhan Pakaian Imam ini merupakan keris yang disematkan di bagian pinggang. Maknanya merupakan pada suatu ketabahan. Tidak bisa tersulut marah sebab seluruhnya wajib dipikirkan terlebih dulu.

Tidak hanya itu, arti konsumsi Pakaian Imam ini pula ada pada bentuk celananya yang belandung ataupun berdiameter luas. Sebab itu lebih pada derajat pria yang lebih besar.

Ada pula aksesori yang memenuhi Busana Imam ini merupakan:

  • Deta

Ini merupakan situmag yang digunakan buat penutup kepala yang digunakan oleh pria Sumatera Barat. Seperti Udheng (penutup kepala orang Jawa), Deta ini pula digunakan dengan metode dililitkan di kepala gitu aja.

Wujudnya kain segitiga, kemudian metode pakainya wajib lancip di bagian depan. Buat corak dominannya gelap, tetapi terdapat pula corak yang lain.

Meski amat simpel, Deta ini berbeda- beda loh tingkatannya bersumber pada ahli ataupun tingkat sosial sang penggunanya. Terdapat deta yang Raja yang kerap digunakan oleh raja. Penampilannya nyatanya lebih istimewa.

Tidak hanya itu terdapat Deta Saluak Batimbo yang digunakan dengan Pakaian Imam. Jadi Deta ini merupakan deta spesial yang digunakan para pengelola adat.

Sebaliknya buat Deta yang mempunyai tingkat orang merupakan Deta Cilien Manurun serta Deta Ameh. Kedua tipe Deta ini mempunyai simpel bentuknya serta kerap digunakan dalam rutinitas pria Sumatera Barat.

  • Sasampiang

Yang gunakan syal sampur bukan cuma perempuan aja betul, namun pula laki- laki. Mereka memakai syal sampur yang di selempangkan di pundak memalang. Ada pula maknanya bagaikan ilmu wawasan serta kegagahan.

Sasampingan ini tidak polos pula loh, mengenang yang makek merupakan laki- laki. Rupanya banyak sangat ditambah dengan kekuasaan Benang Makau.

  • Cawek

Ikat pinggang Pakaian Imam ini berperan buat memantapkan celana belandung pada Pakaian Imam.

Ada pula maknanya merupakan buat memperkuat ikatan perkerabatan sesama Kaum Minang yang terdapat di padang serta Sumatera Barat.

  • Sandang

Jika Sasampingan merupakan dalam wujud syal sampur, jika Pakaian ini merupakan kain yang digunakan bagaikan ikat pinggang. Jadi, telah gunakan Cawek, trus gunakan Pakaian.

Wujud Pakaian ini merupakan bidang 4. Rupanya merah dengan arti suatu ketaatan kepada adat yang legal.

  • Senjata

Terdapat keris yang diselipkan di pinggang semacam seperti pakaian adat Jawa buat laki- laki. Setelah itu terdapat gayung yang konsumsinya cuma di pegang ataupun digenggam dengan memakai tangan kanan.

Arti tanggung jawab serta tepercaya dalam melaksanakan kewajiban bagaikan atasan atau Imam merupakan yang terdapat dalam kedua senjata khas aksesoris pakaian adat Sumatera Barat itu.

2. Bundo Kanduang

Pakaian Adat Sumatera Barat

Betul, ini pula julukan busana adat Sumatera Barat yang kerap digunakan oleh para perempuan Sumatera barat. Namanya serupa betul banyak yang digunakan perempuan Aceh. Memanglah satu pulau serta satu generasi yang serupa, ialah Melayu.

Pakaian Bundo Kanduang ini mengenakan anak buah berbentuk kain sarung. Benar semacam yang digunakan para perempuan Sumatera pada biasanya. Corak kain sarung ini merupakan corak khas Sumatera Barat dengan kekuasaan kerawang benang kencana yang menawan mata.

Nah, di keterangan inilah kamu bakalan ketahui apa julukan penutup kepala yang berupa perahu menjempalit itu.

Namanya merupakan Tingkolok Bercula. Maknanya ternyata pula tidak jauh dari Rumah Adat Sumatera betul. Jadi buat yang sedang polos, pengaitan antara penutup kepala dengan rumah adat itu telah betul.

Konsumsi Tingkolok pada perempuan dikala mengenakan busana adat Sumatera Barat ini merupakan menunjukkan kalau ia merupakan owner Rumah Gadang (Rumah Adat Sumatera Barat). Keduanya udah berpadu dengan sendirinya.

Jika Bundo Kanduang dari Aceh, mahkotanya lebih marak, jika Bundo Kanduang Sumatera Barat ini lebih sederhana tetapi senantiasa menarik. Menggantikan bukti diri asli orang Padang ataupun Sumatera Barat dengan cara totalitas.

Tidak hanya penutup kepala, ada pula aksesori lain yang dikenakan perempuan Sumatera Barat. Antara lain merupakan:

  • Balapak

Ini merupakan syal sampur yang digunakan bagaikan aksesoris busana adat Sumatera Barat buat perempuan. Di mana terdapat arti tertentu yang tercantum di dalam Balapak. Tidak hanya asal digunakan aja betul.

Di mana maknanya merupakan suatu kesiapan para wanita buat meneruskan generasi dengan metode menikah. Jadi, para perempuan berusia yang telah lumayan umur buat menikah harus mengenakan aksesori ini.

  • Salempang

Nyatanya terdapat lagi julukan syal sampur buat perempuan Sumatera Barat. Syal sampur Balapak digunakan buat para wanita yang sedia buat menikah. Tetapi jika Salempang ini digunakan oleh wanita yang telah berkeluarga.

Kenapa dapat melainkan? Betul donk, soalnya diamati dari maknanya, jika Balapak maksudnya sedia berkeluarga, sebaliknya Salempang sedia jadi bunda serta nenek yang membagikan suri tauladan yang bagus buat anak serta cucunya.

3. Pakaian Batabue

Pakaian Adat Sumatera Barat

Di dalam busana adat Sumatera Barat perempuan yang bernama Bundo Kanduang ini terdapat pakaian yang bernama Pakaian Batabue. Nyatanya ini merupakan julukan pakaian atasannya. Umumnya bercorak merah, gelap, layung, serta biru. Ada pula corak dari pakaian Batabue ini merupakan corak khas Sumatera Barat dengan taburan benang kencana. Amat khas Sumatere Barat yang gemah ripah loh jinawi.

4. Lambak

Pakaian Adat Sumatera Barat

Jika Pakaian Batabue merupakan pimpinan Bundo Kanduang, hingga bawahannya bernama Lambak. Wujudnya semacam sarung yang bermotif khas Sumatera Barat. Kain songket jadi materi kain kuncinya.

5. Pakaian Pengantin Padang

Pakaian Adat Sumatera Barat

Ini merupakan busana khas Sumatera Barat yang digunakan oleh para mempelai Padang. Di mana namanya merupakan Pakaian imam serta Bundo Kanduang. Tidak lain tidak bukan pula ialah julukan pakaian adat Sumatera Barat.

Tetapi yang melainkan dengan pakaian Imam serta Bundo Kanduang yang digunakan tiap hari dengan yang digunakan mempelai Padang merupakan pada rupanya. Di mana buat yang digunakan cocok kegiatan perkawinan merupakan corak merah.

Tidak hanya itu pula dapat diamati dari aksesori yang digunakan mempelai lebih banyak, hidup, serta nyatanya lebih elegan kesannya. Perempuan Padang jadi lebih menawan serta laki- laki Padang pula lebih gagah.

6. Dukuah

Pakaian Adat Sumatera Barat

Perhiasan Dukuah ini berarti perhiasan kalung khas Sumatera Barat. Kalung ini serupa mewahnya dengan pakaian yang digunakan oleh perempuan Padang. Umumnya hendak terus menjadi elegan bentuk Dukuah ini dikala jadi mempelai.

Mungkin masih banyak lagi pakaian adat yang ada pada suku kedalaman sumatera barat, namun kami hanya dapat memberikan beberapa pakaian adat yang memang sering digunakan oleh kebanyakan orang sumatera barat. Semoga penjelasan diatas dapat bermanfaat untuk Anda semua.