Mudahnya membuat Artikel SEO Friendly – Menulis artikel yang bagus saja tidak cukup. Anda juga harus membuat artikel yang ramah mesin pencari. Dengan begitu, blog Anda akan lebih mudah menjadi nomor satu di Google dan dibanjiri pengunjung.

Mudahnya membuat Artikel SEO Friendly

Bagaimana cara melakukannya? Perlu Anda ketahui terlebih dahulu cara membuat artikel SEO Friendly yaitu artikel yang mengikuti aturan algoritma Google terbaru dan menarik bagi pembaca.

Nah, pada artikel kali ini kami akan membagikan 20 tips menulis artikel SEO. Anda juga bisa mempelajari contoh tulisan SEO Friendly untuk dipraktekkan. Penasaran? Yuk, baca selengkapnya!

Ternyata ada banyak cara untuk membuat artikel SEO friendly bukan? Kalau begitu, mari kita mulai pembahasan nya satu per satu seperti ulasan dari Jasa SEO Jakarta berikut ini.

  1. Gunakan Kata Kunci yang Tepat

Langkah awal agar artikel Anda SEO friendly adalah dengan menggunakan kata kunci yang tepat yaitu kata-kata yang memiliki volume pencarian besar, sedikit persaingan, dan sesuai dengan niche blog Anda.

Kata kunci dengan volume pencarian yang besar menunjukkan bahwa mereka sangat dicari oleh audiens. Jadi jika Anda menulisnya, itu akan berpotensi menarik banyak pembaca.

Baca Juga: Ini dia 3 Cara menghindari Kejahatan Digital

Kata kunci dengan persaingan yang lebih sedikit akan memudahkan Anda untuk memenangkan posisi tinggi di Google. Bisa jadi karena belum banyak yang menulis tentang itu atau pesaingnya bukan blog besar.

Nah, memilih kata kunci yang sesuai dengan niche blog Anda akan membantu konten Anda tetap relevan. Dengan begitu, akan sesuai dengan kebutuhan pengunjung blog Anda. Misalnya, blog kecantikan tentu akan lebih tepat menggunakan kata kunci seperti tips kecantikan, perawatan kulit terbaik, dan sejenisnya.

Untuk mendapatkan kata kunci yang tepat, Anda bisa melakukan riset kata kunci terlebih dahulu. Beberapa alat penelitian kata kunci gratis yang dapat Anda gunakan adalah Ubersuggest, KWFinder, atau Google Trends.

Misalnya, kami melakukan riset tentang kata kunci “buat blog” di Ubersuggest.

Hasilnya menunjukkan bahwa volume pencarian untuk kata kunci “buat blog” adalah 5400 per bulan. Jadi, cukup menjanjikan untuk dijadikan sebuah artikel. Apalagi tingkat kesulitannya adalah 28 yang bisa dikatakan mudah.

  1. Pahami Niat Pengguna

Intent adalah informasi yang diinginkan pengguna ketika mereka mengetik kata kunci tertentu di Google.

Penulisan artikel SEO perlu memperhatikan intent karena search intent merupakan salah satu faktor penilaian SEO Google. Pasalnya, niat yang tepat akan menjawab kebutuhan pencari berupa konten yang relevan.

Nah, ketika pengunjung mendapatkan informasi yang mereka inginkan, mereka pasti akan berlama-lama di artikel Anda. Ini membuat Google menganggap artikel Anda berguna dan perlu mendapat peringkat tinggi.

Untungnya, memahami maksud pengguna cukup mudah. Anda cukup mengintip artikel pesaing di hasil pencarian Google (SERP).

Mudahnya membuat Artikel SEO Friendly

Misalnya, Anda ingin menulis artikel dengan kata kunci “makanan kucing terbaik”.

Di halaman pencarian, artikel yang muncul adalah tentang rekomendasi merek makanan kucing terbaik. Jadi, jika ingin menulis artikel, tulislah rekomendasi brand dengan jumlah yang lebih banyak atau pembahasan yang lebih mendalam sesuai kebutuhan pembaca.

  1. Ambil Perspektif Unik

Kata kunci dapat digunakan untuk membuat artikel dengan sudut pandang yang berbeda. Langkah ini efektif untuk membuat artikel Anda lebih menonjol. Namun, tentunya dengan memastikan nya sesuai dengan niat pengguna, ya!

Katakanlah Anda ingin menggunakan kata kunci “cara membuat seblak”. Jika pesaing Anda memiliki artikel tentang cara membuat seblak ala restoran, Anda bisa menulis tentang “Cara Membuat Seblak di Rumah Dalam Lima Langkah”.

Baca Juga: Bahaya! Cara mengatasi Ransomware

Selain artikel Anda yang unik, kemudahan yang ditawarkan tentunya akan lebih menarik bagi pembaca. Belum lagi, sudut pandang yang unik juga memastikan artikel Anda asli, sehingga Google lebih memilih peringkat tinggi.

  1. Perhatikan struktur artikel

Setelah Anda menentukan sudut pandang Anda, Anda telah menyusun artikel Anda dengan baik. Tujuannya untuk memperlancar proses penulisan dengan memilih apa yang ingin disampaikan dalam artikel.

Selain itu, struktur artikel yang baik akan memudahkan pengunjung untuk memahami artikel Anda. Secara umum, struktur artikel dibagi menjadi tiga bagian:

  • Pendahuluan (Prolog) — awal artikel yang menjelaskan latar belakang dan tujuan artikel.
  • Konten — deskripsi rinci tentang topik utama.
  • Kesimpulan (Epilog) — bagian penutup yang berisi ringkasan atau kesimpulan dari artikel.

Salah satu tip yang dapat Anda coba adalah menulis beberapa kalimat pendek yang menguraikan setiap bagian. Kemudian, Anda dapat mengembangkannya menjadi penjelasan yang lengkap dan saling berhubungan.

  1. Perhatikan pembukaannya

Cara membuat artikel SEO friendly selanjutnya adalah dengan menulis bagian pembuka yang baik, yaitu menjawab maksud pembaca dan mencantumkan kata kunci. Mengapa harus begitu?

Pertama, pembukaan yang tidak to the point akan membuat pembaca meninggalkan artikel Anda. Kedua, menempatkan kata kunci di pembukaan dapat membantu Google merekomendasikan kepada orang yang tepat.

Untuk membuat bagian pembuka menjadi menarik, ada rumus AIDA yang bisa digunakan, yaitu:

  • Perhatian: Tarik perhatian pembaca dengan judul pertanyaan, lelucon singkat, atau statistik.
  • Minat: Dapatkan minat pembaca dengan menyebutkan masalah yang dihadapi.
  • Saya berharap – Jelaskan bahwa artikel Anda dapat menjadi solusi.
  • Tindakan: Undang pembaca Anda untuk membaca artikel sampai akhir.
  • Contoh implementasi AIDA dapat Anda lihat pada postingan blog berikut:

Berikut penjelasan singkat bagian awal AIDA di atas:

Paragraf satu menarik perhatian pembaca dengan pertanyaan yang sering menghantui pengusaha, yaitu retensi pelanggan.

Paragraf dua menarik minat pembaca dengan isu yang dihadapi, yaitu loyalitas pelanggan.

Paragraf tiga menyebutkan solusi tentang cara mempertahankan loyalitas pelanggan yang dapat ditemukan dalam artikel.

Paragraf empat mengajak pembaca untuk mengetahui langkah-langkah tersebut.

  1. Bagi menjadi paragraf pendek

Buatlah paragraf artikel Anda pendek karena dapat membuat pembaca merasa nyaman. Secara umum, tiga kalimat sudah cukup untuk menyampaikan penjelasan yang baik.

Menurut penelitian, pembaca artikel online cenderung tidak membaca kata per kata, melainkan memindai huruf “F” (pola berbentuk F).

Pembaca akan membaca pembukaan secara keseluruhan, kemudian memindai kata/kalimat yang menarik secara vertikal. Begitu seterusnya hingga artikel selesai. Sekarang, dengan maksimal tiga kalimat di setiap paragraf, itu akan menjadi:

Memudahkan pembaca untuk menemukan kata/kalimat yang diperlukan.

Membuat pembaca merasa lebih santai memahami penjelasannya.

  1. Gunakan teknik piramida terbalik

Piramida terbalik adalah teknik penulisan di mana Anda meletakkan informasi terpenting di awal, diikuti dengan penjelasan yang lebih rinci, dan diakhiri dengan informasi tambahan.

Pendekatan ini akan membuat artikel Anda tetap sederhana dan memudahkan pembaca untuk mendapatkan berita utama dengan cepat.

Anda bisa menggunakan teknik piramida terbalik dalam penjelasan artikel lengkap, di subpos, hingga paragraf. Pada artikel Apa yang dimaksud dengan error, struktur skema yang digunakan adalah sebagai berikut:

Niat pembaca untuk memahami kesalahan ditempatkan pertama sebagai informasi yang paling penting. Kemudian lanjutkan ke berbagai penyebab kesalahan untuk penjelasan lebih lanjut. Jadi cara menghindari kesalahan adalah informasi tambahan bagi yang ingin mencoba langkah-langkah yang disediakan.

  1. Tulis artikel yang berfokus pada suatu topik

Memutuskan topik dan fokus pada penjelasan itu adalah bagaimana membuat artikel penting yang SEO friendly. Selain tidak membingungkan pembaca, topik artikel yang jelas akan membuat informasi yang disampaikan lebih runtut.

Misalnya, saat menulis artikel tentang “cara beternak lele”, Anda harus fokus pada panduan cara beternak lele. Jika Anda ingin membahas jenis-jenis ikan lele yang akan dipelihara, tulis artikel lain. Ini akan memudahkan Anda untuk membahasnya lebih lengkap dan lengkap.

Juga, fokus pada topik tertentu akan menggunakan kata kunci terkait. Pada akhirnya, perayap web Google memudahkan untuk memahami struktur artikel untuk pengindeksan.

  1. Distribusikan kata kunci dengan benar

Salah satu kesalahan yang dilakukan pemula saat menulis artikel adalah penggunaan kata kunci yang berlebihan (keyword stuffing). Tujuannya agar tampil lebih cepat di halaman pencarian Google.

Padahal, isian kata kunci adalah praktik spam yang jauh dari standar penulisan artikel yang SEO friendly. Pasalnya, Google menganggap keyword stuffing spam karena akan menurunkan kualitas artikel Anda dan membuat pembaca tidak nyaman.

Baca Juga: Teknik yang Digunakan Jasa SEO

Jika berantakan dengan kata kunci, peringkat Anda akan turun atau bahkan dihapus dari hasil pencarian. Wow!

Jadi, sebarkan kata kunci Anda dengan tepat dan sesuai kebutuhan. Ingat, Anda sedang menulis artikel untuk dibaca manusia. Jadi, pastikan paragraf Anda berat dan mudah dibaca.

  1. Masukkan tautan internal dan tautan eksternal

Tautan internal adalah tautan dari satu halaman ke halaman lain di situs web yang sama.

Sebuah artikel SEO perlu menggunakan internal link karena berguna untuk membantu Google mengindeks website Anda dan memahami konteks artikel yang sedang dibuat. Hasilnya, SEO Anda juga akan lebih baik.

Gunakan layanan Jasa SEO apabila menurut Anda membuat artikel SEO Friendly itu sangat menyulitkan. Dengan begitu tugas SEO Anda pun sudah terjamin aman dan pastinya berhasil.

Bagi pengunjung, tautan internal membantu mengarahkan jika mereka ingin membaca lebih lanjut tentang topik yang Anda bicarakan. Ini tidak hanya membuat pengunjung situs web mengantre lebih lama, tetapi juga menunjukkan keahlian Anda untuk membahas topik secara mendalam.

Sedangkan external link adalah link yang merujuk ke halaman web lain. Anda dapat memasukkan tautan eksternal sebagai sumber untuk memperkuat penjelasan dan meyakinkan pembaca. Misalnya, link ke hasil penelitian, statistik, kutipan, atau referensi dari media lain.