Kemasan yang cocok untuk UKM – Kemasan produk makanan tidak bisa dianggap sepele dalam sebuah bisnis. Karena kemasan selain berfungsi untuk memperindah suatu produk guna meningkatkan nilai jual. Ternyata plastik juga dapat mempengaruhi umur simpan atau kadaluarsa suatu produk. Karena itu, Anda tidak boleh mengabaikan pilihan bahan untuk pengemasan produk Anda. Karena jika salah, produk yang Anda kemas akan cepat rusak dan membuat pembeli meninggalkannya.

Kemasan yang cocok untuk UKM

Bahkan sebuah produk makanan diketahui salah memilih kemasan agar produk tersebut dimakan ulat bulu untuk dilaporkan ke media oleh konsumen. Perusahaan juga mendapat peringatan keras bahwa hampir tidak lagi memiliki izin untuk berproduksi.

Tidak ingin bisnis Anda tutup karena paket? Berikut 8 jenis kemasan plastik yang cocok untuk bisnis Anda. Jangan salah pilih.

  1. Tas vakum

Pengemasan ini digunakan untuk meningkatkan daya tahan atau umur simpan suatu produk. Bahannya terbuat dari nylon barrier, sehingga udara tidak bisa masuk lagi seperti halnya udara yang ada di dalam kemasan. Saat dihisap, udara keluar untuk mencegah proses oksidasi cepat yang menyebabkan kuman dan bakteri masuk ke dalam kemasan, yang akan menyebabkan makanan (korban) lebih cepat rusak sehingga makanan bisa bertahan berbulan-bulan.

Kemasan tebal 80 mikron cocok untuk kemasan seafood, bakso, ikan, daging, buncis, nasi dan sosis.

  1. Kantong penahan cairan

Kemasan ini cocok untuk semua cairan seperti saus, kecap, sabun cair, minyak nata kelapa, dll. Plastik ini tahan air dan karenanya dapat digunakan dengan aman untuk mengemas produk cair. Kemasan ini juga dapat disedot untuk menghilangkan gelembung udara di dalam kemasan.

  1. Ritsleting berdiri

Kemasan ini cocok untuk makanan ringan seperti snack, keripik, parutan, kopi tetapi tidak cocok untuk cairan. Plastik kemasan resleting ini sangat bening sehingga produk bisa langsung terekspos karena dari luar terlihat sangat bening.

Ritsleting adalah salah satu kemasan makanan yang populer bagi pelanggan karena dapat dengan mudah dibuka dan ditutup. Sehingga menghindari diet malas. Kemasan yang tebalnya 120 mikron ini memiliki bahan pp yang super bening.

  1. saku ritsleting

Kemasan ini hampir mirip dengan kemasan Zipper Stand Up, bedanya kemasan ini tidak berdiri. Kemasan ini terbuat dari bahan PP super bening, sehingga plastik terlihat sangat bening. Sehingga produsen dapat mempresentasikan produknya secara langsung.

Meski berbahan plastik, kemasan ini memiliki fungsi yang sama dengan toples yang bisa dibuka dan ditutup. Oleh karena itu cocok untuk jenis makanan jajanan ini karena jika jajanan tidak habis bisa disimpan terlebih dahulu tanpa takut diserbu semut atau malas.

Kemasan ini juga cocok untuk membungkus sobekan, kopi, dan makanan ringan lainnya, tetapi tidak disarankan untuk mengemas cairan karena dapat bocor

  1. Jumpsuit berdiri

Kemasan unik ini merupakan kombinasi dari semua kemasan unggulan. Kemasan ini memiliki kemampuan untuk melindungi produk dari sinar matahari dan oksigen karena terbuat dari aluminium foil.

Kemasan ini juga transparan sehingga produk dapat langsung ditampilkan dengan jelas. Selain itu, kemasan ini juga merupakan model kemasan ritsleting yang lebih modern dan trendi di pasaran. Dan bisa dibuka tutup sehingga kalau tidak habis bisa dipacking lagi dan tidak perlu khawatir kebanjiran semut atau malas.

Mungkin itu saja informasi yang dapat kami sampaikan untuk Anda semua, semoga informasi yang kami sampaikan diatas dapat bermanfaat untuk Anda semua. Kunjungi situs dari supplier paper bubble wrap untuk mendapatkan berbagai macam informasi menarik lainnya.