Buah yang mengandung Gula Tinggi – Beberapa buah memiliki kandungan gula yang tinggi. Bagi yang membatasi asupan gula, selektiflah sebelum mengonsumsi buah-buahan yang tinggi gula. Contoh buah-buahan adalah apel, jeruk, mangga dan pisang.

Buah yang mengandung Gula Tinggi

Ketika datang ke rekomendasi makan sehat, buah-buahan pasti ada dalam daftar. Menariknya, beberapa buah memiliki kandungan gula yang tinggi. Bagi yang membatasi asupan gula, selektiflah sebelum mengonsumsi buah-buahan yang tinggi gula.

Namun, bukan berarti buah manis itu tabu. Selama dikonsumsi dengan benar, tidak ada masalah dan Anda tetap bisa mendapatkan nutrisinya.

Jenis buah-buahan yang tinggi gula

Pada dasarnya gula memiliki kandungan gula yang tinggi dibandingkan dengan bahan makanan lainnya. Namun, bukan berarti konsumsi buah-buahan yang tinggi gula bisa berdampak negatif langsung pada metabolisme tubuh.

Ini salah paham. Hal ini karena fruktosa, yang biasanya terdapat pada buah-buahan yang tinggi gula, hanya akan berbahaya jika dikonsumsi dalam jumlah yang sangat banyak. Plus, sangat tidak mungkin untuk mengonsumsi fruktosa berlebih dari buah saja.

Lalu buah apa saja yang mengandung gula tinggi?

1.mangga

Ada sekitar 45 gram gula dalam sebuah mangga. Sementara kalorinya sekitar 99 kalori, orang yang menjaga berat badan atau membatasi asupan gula harus mengonsumsinya dalam jumlah sedang dan tidak berlebihan.

  1. Leci

Buah bulat dengan daging putih dan kulit merah atau hijau ini mengandung 29 gram gula per cangkir. Oleh karena itu, dianjurkan untuk mengkonsumsinya dengan benar. Bukan hanya kandungan gulanya yang tinggi. Kalsium di dalamnya mencapai 136 miligram, jauh di atas tunjangan harian yang direkomendasikan yaitu 75 miligram.

  1. Anggur

Satu cangkir anggur mengandung 23 gram gula. Juga, Anda mungkin telah mengonsumsi banyak anggur tanpa menyadarinya tanpa mencicipinya. Anda juga dapat mencoba memotong buah anggur menjadi dua dan membekukannya di dalam freezer. Ini adalah strategi untuk mengambilnya secara perlahan dan alami.

4.apel

Sebuah apel berukuran rata-rata mengandung sekitar 19 gram gula. Namun, buah yang kaya serat ini akan membuat orang yang memakannya merasa kenyang lebih lama. Jadi, tentu saja, Anda bisa membatasi asupan kalori agar tidak berlebihan.

  1. Ceri

Buah yang sering dijadikan hiasan kue ini mengandung 18 gram gula per cangkir. Dengan kandungan gula yang begitu tinggi, tidak heran jika banyak orang merasa seperti sedang makan manisan saat memakannya. Selain itu, secangkir ceri juga mengandung 97 kalori dan 25 gram karbohidrat.

  1. Jeruk

Buah berikutnya yang banyak mengandung gula adalah jeruk. Dalam sebuah jeruk besar, terdapat 17 gram gula. Selain itu, ada juga antioksidan seperti vitamin C yang sudah memenuhi kebutuhan harian Anda. Jika Anda ingin memakannya, Anda harus memilih jeruk utuh daripada jus.

  1. Pir

Pir mengandung 17 gram gula. Plus, buah berukuran sedang juga mengandung 6 gram serat, yang seperti apel dapat membuat Anda kenyang lebih lama. Pir juga mengandung 27 gram karbohidrat dan 101 kalori.

  1. Nanas

Mirip dengan pir, secangkir nanas mengandung 16 gram gula. Selain itu, nanas juga memenuhi 131% kebutuhan vitamin C harian dan 76% kebutuhan mineral dalam bentuk mangan. Jika ingin membuat jus, tidak perlu menambahkan gula selain dikonsumsi langsung.

  1. Semangka

Ada sekitar 17 gram gula dalam irisan semangka berukuran sedang. Seperti namanya, semangka banyak mengandung air dan mineral berupa elektrolit yang dapat memenuhi kebutuhan cairan tubuh.

  1. Pisang

Rata-rata pisang mengandung sekitar 14 gram gula. Kalorinya juga sekitar 105. Menariknya, buah berwarna kuning ini juga mengandung serat, potasium, dan magnesium. Selain itu, ada juga antioksidan yang dapat mengurangi peradangan.

Ingat, buah bisa membuat Anda kenyang lebih lama. Memang, kandungan serat dan airnya meningkatkan indeks rasa kenyang. Ini adalah indeks untuk mengukur jumlah buah yang berkontribusi terhadap rasa kenyang. Untuk Anda yang ingin mengetahui cara mengobati fistula ani dapat mengunjungi situs dari DR EKO.